Breaking News
Halaman Depan / Head Line / Pahami 2 Cara Marketing Ini dan Lihat Ledakan Hasilnya

Pahami 2 Cara Marketing Ini dan Lihat Ledakan Hasilnya

Hallo semuanya, selamat pagi, siang sore dan malam. Sebelum saya membahas tentang 2 cara marketing sesuai dengan judul artikel ini. Terlebih dahulu Saya ingin memastikan bahwa Anda semua mengerti itu apa itu marketing dan apa fungsi utamanya. 

Buat yang belum tahu silahkan Anda baca dulu artikel saya yang berjudul 9 dari 10 Orang Lupa! Fungsi Marketing Adalah Untuk 3 Hal Ini!

Sekarang sudah tahu semuakan apa marketing itu? Ternyata banyak sekali orang yang salah selama ini ya?  Tapi, tahukan Anda bahwa dalam dunia marketing terdapat 2 aliran pasti? Yang pertama adalah aliran mengingatkan dan yang kedua aliran menawarkan.

Aliran mengingatkan/Awareness/Branding sering sekali menghabiskan biaya yang sangat banyak dan tidak menghasilkan penjualan. Karena prinsipnya mengingatkan tidak sama dengan penjualan. Konsumen akan ingat dan tahu produk Anda tetapi kalau meraka tidak beli maka ini kehancuran untuk bisnis Anda.

Dalam dunia marketing, aliran ini adalah Open Marketing dimana jumalah biaya yang Anda keluarkan untuk marketing tidak bisa Anda ukur hasil konversi penjualannya. Berarti, ini adalah cara marketing yang salah dong mas? Tidak begitu juga sih, cara marketing dengan aliran mengingatkan juga sangat penting. Nanti akan saya jelaskan. Kita bahas semua dulu ya.. Biar komplit baru nanti kita satukan.

Cara marketing atau aliran marketing yang kedua adalah menawarkan/Direct Reponsave Marekting. Aliran ini adalah cara marketing dimana biaya marketing yang Anda keluarakan bisa Anda ukur atau bandingkan dengan hasil penjualanya. Dalam dunia marketing aliran ini adalah Close Marketing dimana jumlah biaya yang Anda keluarkan untuk marketing bisa Anda ukur.

Menariknya, dengan cara marketing ini biaya marketing Anda bisa tidak terbatas. Semisal, Anda mengeluarkan biaya untuk iklan sebesar Rp 2.000.000 dan ternyata keuntungan bersih yang Anda dapatkan sebesar Rp. 4.000.000. ROI Anda 200%, dan usaha ini boleh Anda jalankan terus selama Anda masih untung.

Lalu, dari 2 cara marketing (mengingatkan dan menawarkan) ini mana cara yang akan Anda pilih? Saran saya, apupan caranya asal bisa mengasilkan keuntungan maka lakukan. Silahkan Anda baca kutipan dari mantan PM China Xiao Ping berikut ini:

“Saya tidak peduli kucing putih atau hitam yang penting bisa menangkap tikus buat saya”

So, kedua cara ini sangat penting. Saya memilih untuk tidak terjebak dalam dikotomi antara soft selling dan Hard selling. Saya lebih cenderung mengabungkan kedua cara marketing tersebut untuk hasil yang maksimal. Sebagai contoh, saya pernah membantu teman merilis sebuah buku.

Cara marketing pertama yang saya ambil adalah memberitahu dan mengigatkan kepada calon konsumen atau target pasar dari buku tersebut bahwa ada buku yang sangat luar bisa akan segera terbit. Saya berikan kerangka pemikiran dari buku tersebut. Poin-poin apa saja yang bermanfaat dari buku tersebut hingga membuat banyak orang penasaran dan tertarik untuk membelinya.

Saya juga mengigatkan bahwa tanggal sekian bulan sekian buku akan terbit. Anda bisa membelinya di took-toko A, B, C, D. Pada beberapa hari sebelum peluncurannya, saya mengigatkan kembali dan sekaligus menawarkan ke calon konsumen bahwa buku akan terbit dalam beberapa hari kedepan dan bisa Anda beli di took A, B, C, D. Khusus pemebelian pada hari pertama penjualan akan mendapatlan diskon dan konsultasi langsung dengan penulisnya. Hasilnya? Luar bisa sekali.

Buku laris manis dan terjual 3628 buku dalam tempo 1 hari saja. Alhamdulilah!! Anda tahu berapa harga buku tersebut? Harganya Rp 350.000,-. Biaya produksi dan iklan /perbukunya tidak lebih dari Rp 50.000,-. Silahkan Anda hitung sendiri berapa keuntungan dalam 1 hari peluncuran bukunya? Dan Alhamdulilahnya sampai dengan artikel ini ditulis buku tersebut sudah terjual hampir 70.000 buku dalam waktu 3 bulan.

Apa yang bisa Anda petik dari cara marketing penjualan diatas? Intinya Anda perlu mengigatkan ke konsumen tentang keberadaan produk Anda. Jangan berlarut larut untuk mengingatkan saja. Berikan juga penawaran produk Anda. Pada contoh kasus di atas. Saya menggunakan 30% dari biaya marketing untuk mengingatkan dan 70% sisanya untuk menawarkan.

Cara marketing ini terbukti efektif untuk meningkatkan penjualan secara dramatis besar dan cepat. Gunakan sedikit biaya untuk mengigatkan sehingga awareness meningkat dan sebagian besar biaya untuk menawarkan sehingga penjualan meningkat.

Tantanganya adalah bagaimana cara mengigatkan agar konsumen ingat dan penasaran. Serta bagaimana cara menyampaikan penawaran yang begitu menarik dan dapat dipercaya sehingga calon konsumen akan merasa menyesal kalau tidak membelinya. Dan tidak hanya itu saja. Anda juga harus menyampaikanya ke calon konsemen yang tepat juga.

Semisal, Anda menjual obat penggemuk badan kepada orang yang berbadan gemuk? Atau kebalikanya, menjual obat pelangsing badan kepada orang yang kurus? Mungkinkah produk Anda akan dibeli? Saya rasa TIDAK!

Coba Anda praktekan dan kombinasikan 2 cara marketing di atas dan buktikan sendiri hasilnya… Ada yang mau ditanyakan?

cara marketing by Wahyu Sumprabowo

Tentang Wahyu Sumprabowo

Pahami 2 Cara Marketing Ini dan Lihat Ledakan Hasilnya - Belajar Bisnis


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pahami 2 Cara Marketing Ini dan Lihat Ledakan Hasilnya - Belajar Bisnis